Sunday, 31 January 2016

Jessica Minta Rekaman CCTV Dibuka ke Publik, Ini Kata Polisi

Foto: Andhika Akbarayansyah

Jakarta - Pihak Jessica meminta polisi membuka rekaman CCTV yang menjadi alat bukti penetapan tersangka. Bagaimana tanggapan Polda Metro Jaya?

"Nanti ada tempatnya. Kita bekerja sesuai SOP. Polisi akan membuat serangkaian, nanti kita akan kirim berkasnya ke kejaksaan. Setelah dikirim JPU menganalisa, kalau sudah lengkap jadi P21, jaksa pelajari kembali ada rencana penuntutan, terus dikirim ke pengadilan," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal.

Iqbal menjawab pertanyan wartawan saat menghadiri acara Penghargaan Masyarakat Kepada Pemerintah dalam Menumpas Terorisme yang digelar Hendropriyono Strategic Consulting (HSC) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (31/1/2016).

Iqbal mengatakan saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Jessica. Penahanan Jessica dilakukan agar mempermudah penyelidikan. 

"Kita memperkuat alat bukti. Sabar saja. Pada waktunya kita akan sampaikan semua," imbuhnya.

Mengenai alat bukti, Iqbal mengaku belum bisa menyebutkannya hingga saat ini. Dia berjanji akan menyampaikannya jika penyelidikan sudah rampung.

"Rilis akan disampaikan secara komprehensif," tutupnya.

Sebelumnya pihak Jessica tetap membantah tuduhan pembunuhan itu dan meminta polisi membuka bukti yang dimiliki, terutama CCTV.

"Itu kan reka-rekaan. Bukti-buktinya rekaan semua. Saya ingin tahu siapa orang yang melihat, mendengar, dan mengalami Jessica menaruh racun. Itu saja yang perlu diungkap," kata pengacara Jessica, Yudi Wibowo usai mendampingi Jessica di Mapolda metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/1/2016) malam. 
(ega/mad)

http://news.detik.com/

Orang Tua Dian Teroris Bom Thamrin Meminta Maaf Kepada Rakyat Indonesia

Orang Tua Teroris Dian (Foto: Ayunda/detikcom)

Jakarta - Duka mendalam masih dirasakan keluarga pelaku teror bom Thamrin Dian Juni Kurniadi. Hal itu terlihat jelas di wajah orang tua Dian saat berbagi kisah tentang anaknya.

Dengan mata menerawang, Sutopo, ayah Dian, mengaku masih merasa kehilangan puteranya. Dia tidak pernah menyangka Dian bakal terlibat dalam aksi teror bom dan penembakan di Thamrin pada 14 Januari lalu.

"Dia itu anaknya pendiam, enggak pernah bergaul sama tetangga. Kehilangan saya, wong tulang punggung," ujar Sutopo yang didampingi istrinya kepada wartawan usai acara 'Masyarakat Mendukung Pemerintah Menumpas Terorisme' yang digelar Hendropriyono Strategic Consultant (HSC) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (31/1/2016).

"Yang saya tahu dia kerja sebagai mekanik di Kalimantan, sudah lima tahun ini," imbuhnya.

Sang istri yang mengenakan hijab berwarna hitam terus menggenggam lengan Sutopo. Raut wajahnya terlihat memerah karena menahan kesedihan. Meski demikian, ia berusaha tegar dan ikhlas. Begitu juga Sutopo dan kedua anaknya. Sutopo dan keluarga menyesalkan apa yang telah diperbuat sang anak.

Oleh karena itu, Sutopo tak hentinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya keluarga korban bom Thamrin terhadap apa yang dilakukan oleh Dian alias Afif.

"Saya mengucapkan maaf kepada masyarakat Indonesia atas kesalahan anak saya. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada presiden, bapak kapolri, bapak kapolda, densus dan bapak kapolres yang telah membantu mempulangkan anak saya dengan aman," kata Sutopo.

Pria berbaju batik lengan panjang itu mengimbau kepada para orang tua di Indonesia untuk senantiasa menjaga anak. 

"Saya mengimbau kepada orang tua supaya bisa menjaga anaknya, jangan ada yang mempengaruhi, agar tidak ada jadi korban lagi," pungkasnya.

Alasan keluarga Dian dihadirkan dalam acara ini disebut Kabid Penindakan Densus 88 Antiteror Mabes Polri Kombes Ibnu Suhendra untuk mewakili keluarga pelaku lainnya yang tidak dapat hadir. Dari sekian yang diundang, hanya Sutopo dan keluarga yang memenuhi.

"Untuk keluarga pelaku lain diundang, tapi keluarga Dian mewakili keluarga semuanya yang bisa hadir di sini untuk menyampaikan permintaan maaf," kata Ibnu saat menggelar jumpa pers. 
(aws/elz)

http://news.detik.com/

Jambret ini Tewas Setelah Tertabrak Taksi di Kelapa Gading

Ilustrasi jambret (Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono)

Jakarta - Dua orang jambret tertabrak sebuah taksi usai beraksi di Jl Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Salah satu pelaku bernasib nahas, dia tewas di lokasi kejadian akibat kecelakaan tersebut.

Awalnya, kedua pelaku bernama Iwan (19) dan Santri Akfarid (21) menjambret pasangan suami istri yang mengendari motor di dekat Halte Bermis, Jl Perintis Kemerdekaan, Minggu (31/1/1016), pukul 13.40 WIB.

"Kedua pelaku menggunakan motor Satria FU bernopol B 4178 TFW menjambret korban dengan memepet korban dan mengambil tas korban berisi ATM dan uang Rp 85 ribu," ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Daniel Bolly Tifaona kepada detikcom, Minggu (31/1/2016).

Korban kemudian mengejar pelaku. Sesampainya di depan Gardu FBR Vespa Jl Perintis Kemerdekaan, pelaku panik dan menabrak taksi bernopol B 1557 OU.

"Akibat tabrakan tersebut pelaku Iwan meninggal di TKP, sementara pelaku Santri diamankan di Mapolsek Kelapa Gading," tuturnya.

Sementara itu, sopir taksi bernama Umar saat ini masih dalam perawatan di RS Mediros karena luka di bagian mata sebelah kanan akibat pecahan kaca mobil.

"Penanganan untuk kasus penjambretan sementara ditangani Polsek Kelapa Gading dan untuk tersangka yang meninggal dunia ditangani oleh Unit Laka Sat Lantas Polres Jakut," tutupnya. 
(mei/elz)

http://news.detik.com/

Kampung-kampung narkoba paling berbahaya di Jakarta

Penggerebekan Berlan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Peredaran narkoba di ibu kota sudah marak sejak dulu. Berbagai tempat di Jakarta sudah dikenal dengan sarang narkoba.

Padahal, polisi sudah beberapa kali menggerebek sarang narkoba itu. Bahkan sampai baku tembak. Namun, masih saja peredaran narkoba tak berhenti.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas menyatakan bandar narkoba layak dihukum mati. Tetapi tampak pelaku tak juga takut dengan ancaman itu.

Banyak rumor beredar sejumlah sarang narkoba di Jakarta mendapat beking petinggi polisi atau TNI. Namun, rumor tersebut hingga kini belum terbuktikan.

Berikut kampung-kampung narkoba paling berbahaya di Jakarta seperti dihimpun merdeka.com:

Penggerebekan Kampung Ambon

1.Kampung Ambon
Merdeka.com - Kompleks Permata, Cengkareng lebih dikenal dengan Kampung Ambon. Di kompleks itu sudah terkenal sebagai sarang narkoba.

Peredaran narkoba di Kampung Ambon tidak dibangun dalam waktu yang sebentar. Butuh waktu bertahun-tahun untuk mengembangkannya menjadi seperti saat ini. Tokoh utama yang mengembangkan Kampung Ambon sebagai wilayah basis peredaran Narkoba adalah Michael Glenn Manuputy. Dia mulai membangun usahanya sejak tahun 1990-an sampai tahun 2009.

Namun pada tahun 2009 Michael Glenn Manuputy tersandung kepemilikan ganja seberat 375 kg, 60 gr sabu dan puluhan butir pil ekstasi. Dia kemudian dipenjara seumur hidup.

Setelah Michael dipenjara, tongkat kepemimpinan Kampung Ambon diambil alih oleh Edward Hunok Tupessy (Edo) dan Irene Sophia Tupessy (Kedua ditangkap terkait penyerangan di RSPAD). Keduanya adalah kakak beradik. Mereka dijuluki godfather dan godmother.

Mata-mata dan CCTV terdapat di sekitar kampung Ambon. Bahkan, disebut-sebut memiliki beking aparat TNI atau polisi. Sering penggerebekan selalu nihil karena informasi bocor.

Badan Narkotika Nasional (BNN) memberi perhatian khusus pada Kampung Ambon, Jakarta Barat. BNN menilai Kampung Ambon perlu penanganan khusus.

Kawasan Kampung Ambon memang merupakan satu komunitas tertutup yang tidak mudah untuk dimasuki. Perlu kiat-kiat khusus untuk mengatasi daerah yang dikenal rawan peredaran narkoba ini.

Aparat Polri pernah melakukan penggerebekan ke Kampung Ambon, Jakarta Barat pada Desember 2011 lalu. Saat itu Polri menyita 6.531 ekstasi, sabu empat ons, empat pucuk senjata api, heroin 40 gram, ganja dan 1.000 bong. Belakangan polisi sudah gencar menggerebek kawasan itu.

Kampung Berlan digerebek polisi.

2.Kampung Berlan
Merdeka.com - Penggerebekan bandar narkoba di Kampung Berlan, Jalan Slamet Riyadi Matraman Jakarta Timur pada Senin (18/1) lalu berbuntut panjang. Dalam penggerebekan tersebut seorang anggota polisi, Bripka Taufik Hidayat dan seorang informan meninggal dunia.

Keduanya meninggal dunia setelah hanyut di Kali Ciliwung saat hendak menyelamatkan diri dari kepungan warga. Para bandar narkoba yang digerebek berteriak sehingga mengundang belasan warga membawa senjata tajam. Selain satu polisi dan satu informan tewas, dua polisi juga luka karena dibacok warga.

Polisi pun terus memburu para bandar dan warga yang diduga menganiaya anggota polisi. Namun ternyata Kampung Berlan banyak menyisakan kengerian.

Pihak kepolisian menemukan uang puluhan juta rupiah di brankas milik Mama Yola, salah satu terduga bandar narkoba di Kampung Berlan, Jakarta Timur. Mama Yola diamankan pada saat penggerebekan yang dilakukan polisi pada Senin (18/1) malam.

"Di dalam brankas dia (Mama Yola) ada uangnya Rp 30 juta hingga Rp 40 juta. Sudah kita sita," kata Dir Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Eko Daniyanto di Polda Metro Jaya, Jumat (22/1).

Selain menyita sejumlah uang, pihaknya juga akan memblokir rekening Mami Yola. Total ada 3 rekening yang dimilikinya.

"Kita temukan ada 3 rekening milik dia. 2 rekening BCA, dan satu BNI. Ini insya Allah satu rangkaian, dan insya Allah kita akan blokir " tuturnya.

Di rekening Mama Yola, polisi menemukan duit miliaran rupiah. Diduga Mama Yola bandar besar di Berlan.

Selain itu, dua pengeroyok polisi tewas dibedil. 1 Orang ditangkap di Menteng dan beberapa lainnya masih buron.

Ilustrasi Narkoba.

3.Johar Baru
Merdeka.com - Rusun Baladewa di kawasan Johar Baru salah satu tempat tersohor sarang narkoba, terutama putaw. Kawasan Rusun Baladewa kerap dijadikan tempat transaksi maupun pemakaian barang haram tersebut, baik oleh warga rusun maupun warga yang datang luar.

Namun, untuk mendapatkan barang tersebut bagi warga luar yang baru datang sudah pasti tidak akan bisa memperolehnya jika tidak mempunyai kenalan, baik teman maupun saudara yang tinggal di rusun. Untuk kasus overdosis pun sudah sering terjadi di kawasan itu. Tak hanya itu, Johar juga dikenal banyak peredaran narkoba.

Kapolsek Johar Baru Kompol Wiyono menuturkan, tiap satu bulan pihaknya menangkap puluhan orang pengguna ataupun pengedar narkoba. Umumnya jenis narkoba yang diedarkan dan digunakan adalah sabu-sabu.

"Polsek Johar Baru rata rata per bulan 10 orang ditangkap dalam kasus penyalahgunaan narkoba sebagai pengedar maupun pemakai," ujar Wiyono di Jakarta, Sabtu (23/1).

Fakta teranyar, polisi terlibat baku tembak di Jalan Narada, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat dengan terduga pelaku pengeroyokan terhadap petugas Polsek Senen di Kampung Berlan, beberapa waktu lalu. Polisi menduga pelaku berinisial R itu menggunakan pistol hasil rampasan Kanit Narkoba Polsek Senen Iptu Prabowo yang dibacok saat penggerebekan di Berlan.

Ternyata selain memiliki senjata api, R yang ditembak mati juga disebut memiliki banyak peluru saat baku tembak terjadi. Pria bertato ini diperkirakan memiliki 60 butir peluru di lokasi tempat dia berlindung. R diketahui salah satu pemakai dan pengedar narkoba di kawasan itu.

[eko]
http://www.merdeka.com/

Jadi Terapis di Panti Pijat Plus, Seorang Isteri Dibacok Suaminya


JAKARTA – Ogah berhenti jadi terapis di panti pijat plus-plus, seorang isteri dibacok suaminya 24 kali. Aksi pembacokan dilakukan di salon saat si isteri tengah creambath.
Adalah Suwirya Elawitcahya (40) warga Jakarta, yang nekat melakukan pembacokan pada isterinya yang bernama Nurjanah (27). Aksi pembacokan lantaran pelaku naik pitam karena sang isteri gak mau menuruti kemauannya untuk berhenti jadi terapis di panti pijat plus-plus. Akibat pembacokan itu, korban nyaris tewas dengan luka 24 bacokan di tubuhnya.
Aksi pembacokan sendiri terjadi pada Rabu (27/1/2016) pukul 08.30 WIB. Berawal saat pelaku mengantar sang istri bekerja bersama sang putri yang masih berusia 2 tahun. Siang hari, sang ibu minta dijemput untuk menemaninya jalan-jalan bersama keluarga di Dunia Fantasi (Dufan) Ancol, Jakarta Utara.
Namun, di tengah perjalanan korban minta mampir sebentar ke Salon Seven yang terletak di Jl. Ampera VII Pademangan Barat, Jakarta Utara untuk creambath. Saat istrinya sedang keramas, Suwirya mengutarakan keinginannya agar dia keluar dari pijat plus-plus. Namun sang istri menolak dan tetap pada pendiriannya untuk berada di dunia itu.
Suwirya yang tak terima dengan jawaban sang istri, langsung berjalan menuju mobil Agya putih dan mengambil sebilah pisau daging. Dia lalu membacok istrinya yang sedang keramas.
“Awalnya saya ingin menyelamatkan hidup dia, saya ingin dia keluar dari dunia itu, tapi dia nolak malah bentak saya,” ucap Suwirya.
Kapolsek Pademangan Kompol Andi Baso, mengatakan Suwirya telah membeli pisau sebelum ia menjemput sang istri. Pisau awalnya dibeli untuk kepentingan rumah tangga.
“Suwirya ke mobil sambil bawa anaknya untuk diamankan terlebih dahulu di mobil. Ia membawa pisau yang berada di tas biru mengambil posisi sebelah kanan pegawai salon dan membacok pipinya, korban lari dan minta tolong dan membacok kembali sebanyak 24 kali,” ungkap Andi.
Suwirya melarikan diri dengan menggunakan mobil Agya putih miliknya tersebut. Namun pihak kepolisian berhasil menangkap setelah Suwirya menabrak salah satu pengguna jalan. Akibat perbuatannya Suwirya terjerat Pasal 351KUHPidana dengan hukuman di atas 5 tahun penjara. (mdc)

http://www.jabarpublisher.com/

Isteri Gak Kasih Jatah, Anak Kandung “Ditiduri” Hingga Hamil 3 Bulan


GAK dikasih jatah ama isteri, anak kandung ditiduri hingga hamil tiga bulan. Parahnya aksi “meniduri” anak kandung yang masih berusia 13 tahun itu dilakukan hampir tiap malam selama hampir satu tahun. Gilanya lagi, tiap melakukan aksi biadab itu, dilakukannya di samping isterinya yang tertidur pulas.
Peristiwa ini terjadi di Banyuasin Sumatera Selatan. Seorang bapak bernama Ahmad Yani (50), warga Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumsel dengan tega menjadikan anak kandungnya Bunga (13) sebagai budak seks.
Perbuatan kotor itu dia lakukan lantaran sang istri selalu menolak jika diajak berhubungan intim. Alhasil, tersangka menjadikan korban sebagai pelampiasan syahwatnya. Penolakan istri tersangka karena dia kelelahan setelah bekerja seharian sebagai buruh perkebunan sawit.
Dan yang sangat mengejutkan, Ahmad Yani memperkosa Bunga saat tidur satu ranjang dengan istrinya. Namun, istrinya tidak mengetahui aksi tersebut karena tengah terlelap tidur.
“Mereka sama-sama tidur di satu kamar, istrinya juga tidur di situ. Saat itulah tersangka memperkosa anaknya,” kata Kapolsek Talang Kelapa, Banyuasin, Kompol P Ariyanto, Kamis (28/1).
Perbuatan bejat Ahmad Yani bukan cuma sekali. Dia melakukan itu sejak awal Oktober 2015 lalu. “Sudah belasan kali sejak Oktober 2015 hingga awal Januari tahun ini,” kata Ariyanto.
Akibat ulah bapaknya, kini Bunga hamil tiga bulan. “Korban tengah hamil tiga bulan,” ungkapnya.
Korban rela melayani nafsu bapaknya karena kerap kali diancam. Dia diancam bakal dianiaya dan tak diberi uang jajan kalau tidak menuruti kemauan tersangka. Tidak hanya itu, Bunga juga diminta tak mengadu kepada orang lain termasuk ke sang ibu.
“Korban sempat menolak setiap diperkosa, tapi takut dengan ancaman itu,” ujar Ariyanto. (mdc)

http://www.jabarpublisher.com/

Kebun Binatang Bandung Dijual di OLX


BANDUNG – Sempat heboh, muncul di OLX (situs jual beli online), Kebun Binatang Bandung akan dijual Rp12 juta. Penjualnya/pemasang iklan bernama Fathu Rozi, Sidoarjo-Jawa Timur. Pemasang, sudah menjadi member situs itu sejak 15 April 2014. Iklan  memiliki ID 224849575. Namun iklan tersebut kemudian langsung menghilang.
Entah apa maksud dari orang yang memasang iklan, sekaligus pihak OLX sendiri. Dari pantauan Jabar Publisher, iklan itu tayang pada hari Kamis (28/1/2016). Dari sejak dipasang, iklan itu sudah dilihat oleh 149 orang. Namun hari ini, Sabtu (30/1/2016), iklan tersebut menghilang.
Dalam penjelasannya, si pemasang mencantumkan informasi soal luas tanah yang mencapai 125.000 meter persegi. Dengan jenis sertifikasi SHM-Sertifikat Hak Milik. Ia juga memajang alamat lokasi yang akan dijual yakni di Jl. Taman Sari Bandung Dekat Dengan ITB.
Si pemasang iklan juga memberikan informasi penting lainnya. Begini isi uraian penjelasan dari si pemasang : “Bantu Share Punya Teman: bagi teman-teman yang memiliki kenalan saudara atau keluarga yang mau investasi dikota bandung A Jl.Taman Sari Bandung, Ex kebun binatang luas 12,5 ha pasaran 18juta/m2~20juta/m2..dijual 12juta/m2 nego. Data lengkap. dekat itb. Cocok buat apa aja Superblok, Mall, Hotel, Apartement dan tempat Hiburan lainnya. Apalagi ada proyek kereta Api cepat bandung-jkt. Harga bakal melambung tinggi”. (bay)

http://www.jabarpublisher.com/

Ada Penembakan di Tol Cipularang Kawasan Purwakarta, Pengendara CRV Terluka Parah


PURWAKARTA -Sebuah tembakan melesut menembus sebuah mobil Honda CRV nopol D 323 IQ, di KM 90 Tol Tol Cipularang, Jumat (29/1). Insiden yang terjadi sekitar jam 11.00 WIB itu sempat membuat kalut para pengguna Tol tersebut. Dalam insiden itu, pengendara Honda CRV, berinisial ZA, mengalami luka di rahang kiri.
“Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diambil tindakan medis,” ujar Kapolres Purwakarta AKBP Trunoyudo Wisnu saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (29/1) malam.
Atas insiden itu, Wisnu mengaku belum bisa menjelaskan kronologi secara rinci, mengingat korban masih harus dirawat di rumah sakit. “Korban masih pascaoperasi tadi, kan kena rahangnya,” lanjutnya.
Diakui dia, hingga saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan guna membuka tabir penembakan misterius disiang bolong tersebut.
Informasi dihimpun, saat kejadian ZA sedang melintas ke arah Bandung bersama seorang perempuan. Tiba-tiba mobil tersebut diberhentikan oleh seorang pria yang menggunakan mobil jenis Avanza dan menembak korban.
Akibatnya peluru menembus kaca pengemudi hingga mengenai rahang pipi korban. Usai penembakan pelaku pun langsung melarikan diri, sementara korban yang terluka mencoba memacu mobilnya ke Rumah Sakit Kawaluyaan Kota Baru Parahyangan. (bay)

http://www.jabarpublisher.com/

Kekasihku Posesif dan Mendikte, tapi Dia Amat Mencintaiku

Ilustrasi pria posesif terhadap kekasihnya. (boldsky.com)

JAKARTA - Rubrik konsultasi yang dilansir dari sub kanal ask the expert dan kanal life & style situs The Times of India. Kali ini akan membahas pertanyaan seorang klien wanita dari Dr. Varsha Patkar.

Sang klien mengaku jalinan asmaranya yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir sedang mengalami masalah.

Masalah tidak hanya datang dari dirinya sendiri, tapi lebih banyak disebabkan karena perlakuan dari kekasihnya selama ini.

Pertanyaan klien: 
“Aku seorang wanita berusia 22 tahun, bekerja dan sedang menjalani sebuah hubungan sejak tiga tahun terakhir.”

“Aku ingin menikah dengan kekasihku, tapi aku semakin ke sini malah semakin ragu. Masalahnya adalah bahwa dia sangat posesif dan tidak membiarkanku untuk berbicara dengan satupun teman laki-lakiku.”

“Untuk masing-masing dan semuanya, aku harus mendengarkan apa katanya dan bahkan untuk berpakaianpun, harus sesuai keinginannya; kalau tidak, ia marah dan berteriak padaku.”

“Dia juga tidak memberiku ruang pribadi, tetapi dia mengatakan bahwa dia amat mencintaiku. Kini, aku hanya dapat berinteraksi dengan orang-orang yang dia sukai.”

“Semua problem ini membuatku sangat bingung tentangnya. Karena dia tidak suka teman-teman perempuanku juga.”

“Kadang-kadang, dia melarang hingga bahkan mengancamku jika aku tidak bertindak sesuai dengan kehendaknya.”

“Sekarang aku dalam posisi dan situasi yang membingungkan. Tolong bantu aku untuk mengambil keputusan yang tepat.”

Jawaban oleh Dr Varsha Patkar: 
* Sementara ini, akan lebih baik Anda membuat daftar kualitas yang Anda sukai dan yang Anda tidak sukai tentang kekasih Anda.

* Doronglah atau bujuk dia untuk melakukan hal yang sama, seimbang buat Anda. Mulailah berdialog tentang hal itu.

* Apa yang tampaknya seperti posesif sebelum menikah, nantinya akan menjadi sebuah dominasi setelah menikah.

* Kita semua sedikit posesif tentang orang-orang yang berada dekat dengan kita, tapi itu tidak berarti kita mulai mendikte pilihan mereka.

* Pikirkan dengan sangat hati-hati, sebelum Anda mengatakan Anda 'I do' (setuju menikah dengan kekasih Anda sekarang). Semoga berhasil!

Dr Varsha Patkar adalah seorang Clinical Psychologist di India.


(neg)
http://lifestyle.sindonews.com/

Kelaparan di Madaya, 16 Tewas

16 orang tewas dan 33 orang lainnya dalam kondisi sekarat akibat kelaparan di Madaya, Suriah | (Istimewa)

DAMASKUS - Sedikitnya 16 orang telah mati kelaparan di kota Suriah yang terkepung, Madaya, sejak konvoi bantuan kemanusiaan PBB mencapai kota tersebut awal bulan ini. Selain itu, 33 orang dalam kondisi sekarat seperti dilaporkan badan amal Medecins Sans Frontieres (MSF).

Direktur operasi MSF, Brice de la Vigne mengatakan bahwa situasi mengenaskan itu tidak dapat diterima. Pasalnya, mereka yang kelapan tersebut seharusnya telah dievakuasi pada minggu lalu.

MSF sendiri sebelumnya mengatakan 30 orang meninggal karena kelaparan di kota tersebut pada akhir tahun lalu seperti dikutip dari laman BBC, Sabtu (30/1/2016).

Awal bulan Januari lalu, dua konvoi darurat kemanusiaan yang membawa pasokan makanan dan bantuan dikirimkan ke Madaya dimana sampai 40.000 orang diyakini terjebak dalam kondisi yang memperihatinkan.

Madaya adalah sebuah kota yang dikuasai kelompok pemberontak dan kini dikepung oleh pasukan pemerintah Suriah. Di satu sisi, ketiga negara itu meminimalkan penderitaan terhadap kota-kota yang dikepung oleh kelompok pemberontak.


(ian)
http://international.sindonews.com/

Lee Seung Gi Bikin Lagu Perpisahan untuk Fans

Lee Seung Gi membuat sebuah lagu perpisahan untuk para fans sebelum mengikuti wajib mililiter. (hype)

SEOUL - Lee Seung Gi tahu betul apa yang bakal dirasakan para fansnya begitu dia mengikuti program wajib militer. Dia pun mempersiapkan sebuah acara perpisahan khusus dengan para penggemarnya.

Mengutip Soompi, aktor sekaligus penyanyi ini akan masuk ke pelatihan militer per tanggal 1 Februari. Sebelum masuk barak, dia ingin menghabiskan waktu bersama para fans.

Seung Gi disebut tidak akan menggelar konferensi pers perpisahannya. Tapi, mantan kekasih Yoona SNSD ini bakal mengumpulkan para fans dan menghabiskan waktu bersama mereka. Bagi Seung Gi, fans adalah bagian terpenting dari hidupnya. Tak heran, dia pun telah mempersiapkan sebuah lagu perpisahan berjudul I Am Going to the Military untuk penggemarnya.

Pada lima pekan ke depan, aktor Brilliant Legacy ini akan mendapatkan pelatihan dasar militer. Setelah itu, aktor kelahiran 1987 ini bakal menjalani kewajibannya sebagai tentara aktif selama 21 bulan.

Sejumlah laporan menyebutkan, pelatihan yang bakal dijalani Seung Gi itu bakal lebih panjang dibandingkan para selebritas lain yang juga mengikuti wajib militer. Program yang dijalani Seung Gi ini diperkirakan baru akan usai pada 31 Oktober 2017.


(alv)
http://lifestyle.sindonews.com/

China Minta Jaminan Konsesi Pemerintah untuk Proyek Kereta Cepat

Kerata api cepat. Foto: Ilustrasi.

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengakui, China m‎eminta jaminan dari pemerintah dalam proyek kereta api cepat (high speed train/HST). Namun, jaminan yang diminta China tersebut bukan untung-rugi.

Dia mengatakan, jaminan yang diminta China adalah kepastian agar investasi yang mereka tanamkan tersebut dapat berjalan dengan baik. Karena, mereka takut hak pengelolaan (konsesi) yang diberikan selama 50 tahun tiba-tiba berganti pemerintahan diubah menjadi 30 tahun.

"‎‎Sebagai investor mereka minta kepastian kalau berinvestasi itu mereka tetap bisa menjalankannya dengan baik. Jadi yang diminta adalah jaminan kalau kita dikasih hak konsesi 50 tahun. Kalau tiba-tiba pemerintah ubah, enggak, kita kasih 30 tahun bagaimana," katanya di Hotel Grand Kemang, Jakarta, Sabtu (30/1/2016).

Sebab, mereka telah menghitung balik modal dari proyek tersebut baru akan terjadi setelah 50 tahun pengoperasian. Jika tiba-tiba dipangkas menjadi 30 tahun, maka Negeri Tirai Bambu akan rugi menggarap proyek tersebut.

"Sebagai investor mereka minta harus ada jaminan donk. Dia tadinya menghitung 50 tahun sehingga pengembalian utangnya bisa terjadi kemudian tiba-tiba pemerintah mengubah menjadi 30 tahun. Hanya ingin itu jaminan," imbuh dia.

Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini menekankan, proyek prestisius tersebut tidak akan ada jaminan pendanaan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"‎Dan itu kita komit. Saya sebagai Menteri BUMN keterlaluan kalau tidak bisa menjaga perusahaan BUMN tetap komit terhadap itu," tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan China meminta jaminan dari‎ pemerintah jika proyek tersebut gagal, maka pemerintah diminta untuk membelinya. Padahal, sejak awal dinyatakan bahwa proyek tersebut bebas dari APBN dan jaminan pemerintah.


(dol)
http://ekbis.sindonews.com/

Bayinya Diduga Diculik, Wulan Laporkan Teman ke Polisi

Bayi (Ilustrasi/Sindonews)

DENPASAR - Seorang bayi bernama Zahira dilarikan oleh teman ibunya sendiri. Sang ibu bayi itu pun melapor ke Polresta Denpasar, Bali.

Salah satu anggota kepolisian Polresta Denpasar yang enggan disebut namanya mengatakan, ibu korban bernama Wulan Silviani (pelapor) memiliki teman LS (terlapor).

"Bayi ini dibawa kabur oleh teman ibunya. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 13.30 Wita tadi," katanya, Sabtu (30/1/2016).

Menurutnya, sekitar tahun  2013, pelapor kenal dengan terlapor karena sama-sama kerja di seuah Spa. Namun, sejak September 2013 keduanya tidak ada komunikasi.

Namun hari ini terlapor tiba-tiba datang ke rumah korban bersama laki-laki yang tidak dikenal oleh pelapor.

"Pelaku sempat meminta kepada korban untuk mengajak si bayi ini ke rumahnya. Karena korban percaya dengan pelaku, maka anaknya ini boleh dibawa ke rumah terlapor," paparnya.

Terlapor menyuruh korban untuk jemput anaknya pada sore hari di rumah terlapor yang mengaku tinggal di rumah kos belakang Robinson, Denpasar.

"Setelah sekitat 40 menit, handpone pelaku dan Facebook milik terlapor tidak aktif lagi," ujarnya.

Dia menjelaskan, korban sempat mengecek kos pelaku di belakang Robinso, namun warga di sana tidak ada yang mengenal.

"Sekitar pukul 18.00 Wita, merasa curiga kalau anaknya ini dibawa kabur, akhirnya dia lapor ke polisi," pungkasnya.


(zik)
http://daerah.sindonews.com/

Longsor di Kabupaten Agam, Beberapa Mobil Terjebak

Longsor. (Dok/Sindonews)

PADANG - Bencana longsor terjadi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (30/1/2016) malam. Sejumlah mobil dilaporkan terjebak di jalan.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Sumatera Barat Pagar Negara telah menerima laporan dari daerah yang terkena bencana itu pada malam ini sekira 20.00 WIB.

BPBD Agam melaporkan telah terjadi longsor menutupi akses jalan yang menghubungkan antara Kota Bukittinggi dengan Danau Maninjau.

Selain itu, longsoran juga terjadi di tiga titik yang menutupi akses jalan kabupaten penghubung antara Panta Sungai Landia dengan Ngarai Sianok.  "Kita mendapatkan kabar beberapa mobil ikut terjebak di antara titik longsoran," katanya, Sabtu (30/1/2016)

Saat ini, BPBD Agam bersama Satgas dan masyarakat sedang mengupayakan membuka akses jalan yang tertimbun longsoran tersebut. "Selain itu BPBD Agam juga sudah menghubungi PU untuk mengerahkan alat berat."


(zik)
http://daerah.sindonews.com/

Perkuat Penjagaan Perbatasan, TNI AL Sebar 50 Kapal

Perkuat penjagaan perbatasan, TNI AL sebar 50 kapal. (Ilustrasi/SINDOphoto)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi menginstruksikan jajarannya untuk menggelar operasi di wilayah perbatasan.

"Laksanakan gelar operasi secara efektif dan efisien, dengan prioritas ancaman pada wilayah perbatasan dan pengamanan sumber kekayaan alam di laut, karena keamanan laut wilayah yurisdiksi Indonesia adalah prioritas utama," ujar Ade saat membuka Apel Komandan Satuan (AKS) Tahun 2016, di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016).

Operasi di perbatasan, kata Ade, tidak boleh berhenti. Karenanya, TNI AL terus menyebar 40-50 kapal di seluruh Indonesia.

"Untuk interoperability baik matra laut, darat, dan udara terus dilakukan. Dalam interoperability yang paling penting adalah komunikasi," ujarnya.

Menurut Ade, seorang perwira dituntut mengerti mengenai masalah hukum di laut, khususnya di wilayah yurisdiksi Nasional Indonesia. Sehingga ketika terjadi suatu pelanggaran, tahu akan berbuat apa dan harus berkoordinasi dengan siapa.

Apalagi jika terjadi pelanggaran di wilayah-wilayah perbatasan dengan perairan negara tetangga, maka perlu bekerja sama dan berkordinasi dengan negara tersebut.

"Seorang perwira harus dibekali dan mengerti mengenai masalah hukum di laut, sehingga bisa cepat untuk mengambil tindakan, jadi tidak boleh buta sama sekali," katanya.


(zik)
http://nasional.sindonews.com/

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah SD di Duren Sawit

Polsek Duren Sawit menangkap Sa (46) lantaran telah mencabuli bocah kelas 2 SD berinisial ND (7). (Ilustrasi/Sindonews)

JAKARTA - Polsek Duren Sawit menangkap Sa (46) di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, lantaran telah mencabuli bocah kelas 2 SD berinisial ND (7), Jumat (29/1/2016) sore.

Kasubag Humas Polrestro Jakarta Timur Kompol Husaima menceritakan kronologi pencabulan tersebut. "Berdasarkan keterangan korban, pada saat korban sedang bermain tiba-tiba dipanggil oleh pelaku," ujar Husaima, Sabtu (30/1/2016).

Selanjutnya, ND diajak masuk ke rumah pelaku. Di dalam rumah, Sa lalu membuka celana dan pakaian korban yang masih bocah tersebut. "Sudah melucuti, pelaku melakukan tindakan pencabulan," ujarnya.

Kasus tersebut terungkap seusai ND mengeluhkan rasa sakit di bagian kelamin kepada sang ibunda, SN. "Jadi korban (ND) lapor ke ibunya, lalu ibunya ke Polsek," terangnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, kasus tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Duren Sawit.

ND divisum untuk dijadikan bukti menjerat Sa. "Korban sudah divisum, untuk alat bukti penyidikan."


(zik)
http://metro.sindonews.com/

Kuasa Hukum Jessica Enggan Ajukan Praperadilan

Jessica Kumala Wongso saat akan ditahan. (Yulianto/SINDOphoto)

JAKARTA - Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo tak mau mengajukan gugatan praperadilan untuk kliennya atas penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Ditemui seusai mendampingi kliennya yang diperiksa perdana sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin yang tewas seusai menenggak kopi yang dicampuri sianida di Kafe Olivier, Grand Indonesia, 6 Januari 2016, Yudi merasa pesimistis bila mengajukan praperadilan.

Ketakukan Yudi karena dalam menetapkan tersangka, kepolisian mengaku telah memiliki lebih dari satu alat bukti sehingga sulit baginya bila ingin mengajukan praperadilan.

"Kalau praperadilan, laporan polisi dianggap satu alat bukti, sah. Kita mengajukan pasti kalah. Kita lapor saja itu salah menetapkan tersangka," keluh Yudi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/1/2016) malam.

Yudi menambahkan, kengganan pihaknya dalam mengajukan gugatan praperadilan karena polisi bakal berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana.

"Praperadilan pasti kita kalah, karena laporan kasus ini sudah lebih dari satu alat bukti yang sah. Kelemahan praperadilan di situ. Satu laporan satu alat bukti menurut Perkap Kapolri. Padahal asas hukum reg specialis, reg priori, derogate apriori berarti hukum yang lebih tinggi menyampingkan hukum yang lebih rendah. KUHAP sudah mengatur. KUHAP dengan Perkap Kapolri tinggi mana? Tinggi KUHP, karena asas hukum seperti itu," beber Yudi.

Tak hanya itu saja, pihak Jessica juga enggan mengajukan penangguhan penahanan terhadap Jessica yang ditahan di ruang tahanan Direkotrat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro selama 20 hari ke depan.

"Saya enggak ajukan (penangguhan penahanan)," pungkas Yudi.


(zik)
http://metro.sindonews.com/

Kereta Cepat Tersendat

Proyek ambisius kereta cepat Jakarta-Bandung yang dicanangkan Presiden Jokowi tidak semulus yang dibayangkan. Foto: Grafis

REALISASI proyek ambisius kereta cepat (high speed train/HST) Jakarta-Bandung yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak semulus rencana yang dibayangkan. Banyak ganjalan dalam pembangunan proyek kerja sama China tersebut. 

Pro dan kontra mewarnai pembangunan kereta cepat pertama di Indonesia itu. Proses perizinan dan perjanjian konsesi yang seharusnya sudah rampung masih terlunta-lunta.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengakui proses perizinan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) hingga kini belum selesai. Hal tersebut mulai dari izin pembangunan prasarana hingga penjanjian konsesi.

Dia menjelaskan, untuk izin pembangunan masih ada sejumlah dokumen yang belum dilengkapi PT KCIC. Izin pembangunan itu di antaranya terkait evaluasi teknis atas rancang bangun yang diajukan badan usaha yang membangun sarana dan prasarana perkeretaapian. "Sekarang kita lagi tunggu dokumentasinya, saya sudah terima tapi belum lengkap," imbuhnya.

Kemudian, lanjut Jonan, terkait izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) banyak catatan yang harus dipenuhi PT KCIC. Meskipun sudah terbit ada catatan dan masukan yang harus diselesaikan. "Memang sudah terbit, dari saya ada banyak catatan, kita kasih masukan. Jadi izin dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) juga menentukan rancang bangun (kereta cepat) oleh badan usaha," jelasnya.

Jonan tidak dapat memastikan kapan izin-izin tersebut bisa selesai. Cepat tidaknya perizinan tergantung pada respons PT KCIC menyelesaikannya. "Saya hanya regulator, masa saya kejar-kejar (KCIC mengurus izin)?" ujarnya. 

Jonan menegaskan pihak China Railway International Co Ltd. harus melengkapi beberapa dokumen agar izin pembangunan keluar sehingga pemerintah bisa mulai membangun kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut. Jika itu tak terpenuhi, sampai kapanpun kereta cepat tidak akan pernah bisa dilanjutkan.

Menurutnya, ada beberapa perjanjian yang masih kurang lengkap dan belum dipenuhi oleh pihak China. "Kalau dokumen tidak terpenuhi, ya jangan harap bisa membangun," ucapnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

"Paling penting ada dua hal yang kurang dari mereka. Satu perjanjian konsesi, dimana lagi diproses dan negosiasi. Banyak detailnya. Kedua,? izin pembangunan. Izin pembangunan yakni bukan izin administratif, yang cuma analisa teknis tapi adalah laporan analisis hidgrologi dan hidrolika itu harus ada. Termasuk mekanika tanah," lanjutnya.

Jonan menyebutkan, batas waktu yang diberikan pemerintah Indonesia untuk China agar melengkapi dokumen tersebut tidak ditentukan. China belum memberikan jawaban apapun atas permintaan kelengkapan dokumen tersebut.

"?Belum ada tanggapan. Dan penyerahannya tidak ada batas waktu, pokoknya kalau lengkap ya kita kasih. Kalau tidak memenuhi, tidak akan kita kasih izin sampai kapanpun. Karena ini menyangkut keselamatan," ungkapnya

Meskipun beberapa waktu lalu sudah melakukan groundbreaking, namun, Jonan menekankan belum tentu proyek kereta cepat bakal berlanjut. Semua bergantung pada dokumen yang belum memenuhi kelengkapan. "Oh kalau pembangunan tidak bisa. Kalau groundbreaking, ya groundbreaking saja. Karena izin trasenya sudah ada," tegasnya.

Menanggapi hal itu, DPR RI meminta pemerintah agar pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ditunda. Anggota Komisi V DPR Nizar Zahro mengatakan, walaupun sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) No 107/2015 tentang Kereta Cepat Jakarta-Bandung, namun karena banyak perizinan yang belum didapat dan menabrak sejumlah perundang-undangan, seharusnya ditunda.

"Agar mematuhi PP No 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan agar mematuhi PP 27/ 2012 tentang izin lingkungan," ujar Nizar dalam rapat kerja (Raker) dengan Komisi V di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Dia memandang, proyek tersebut akan menjadi beban keuangan negara dengan pinjaman dari China sebesar Rp79 triliun yang diangsur selama 60 tahun. Apalagi tahun 2015 tanggung jawab melalui APBN dengan angsuran pemerintah untuk cicilan utang sebesar Rp365 triliun. Selain itu, secara asas manfaat kurang karena hanya sepanjang 141 Km dan agak bertentangan dengan konsep presiden yang akan membangun tol laut.

"Eksodus pekerja lokal dari China juga bisa menghilangkan kesempatan pekerjaan bagi penduduk lokal karena ini pasti syaratnya adalah melibatkan pekerja dari China?," jelas Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Gerindra di Komisi V itu.

Nizar menambahkan, Menhub Jonan sendiri mengakui bahwa proyek tersebut masih belum mendapatkan sejumlah perizinan lantaran belum memenuhi sejumlah dokumen yang diminta sebagai syarat pembangunan. "Jadi atas pertimbangan tersebut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung wajar ditunda," tegasnya. 

Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra pun meragukan proyek yang dinilainya sangat terburu-buru tersebut. Dia mengkritik pembangunan kereta cepat lewat media sosial Twitter, yang menurutnya akan menjadi beban negara. “Proyek grasa-grusu, tulisan di prasasti pun terlihat aneh,” tulisnya melalui akun Twitter @yusrilihza_mhd, Sabtu, 23 Januari 2016.

Tidak hanya kesalahan penulisan, dia juga menyoroti soal utang Rp79 triliun (Rp75 triliun) yang dilakukan empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Salah nulis prasasti mungkin hal kecil, tapi utang proyek ini hampir Rp79 triliun sama China bukan masalah kecil,” kicaunya.

Menurut Yusril, China berpeluang besar mengambil alih proyek besar tersebut apabila BUMN gagal mewujudkannya. Sebab itu, kerja sama dengan China bakal menimbulkan utang besar dan harus diangsur oleh negara hingga 60 tahun ke depan. Jika proyek itu lancar, maka utang tersebut harus dilunasi anak cucu.

“Ampat BUMN ngutang sama China dalam bentuk konsorsium untuk bikin proyek ini. Kalau gagal, saham keempatnya bakal ditelen China. Kalau macet, 4 BUMN terancam, bos,” tegasnya. 

Anggaran Lebih Mahal


Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung menelan biaya yang fantastis. Di mana nilai pembangunan yang dianggarkan dengan panjang lintasan sekitar 150 km menelan anggaran sebesar USD5,5 miliar atau senilai Rp75 triliun (kurs Rp13.680/USD). 

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu Arief Poyuono  mengatakan bila dibandingkan dengan China sendiri, mereka dapat membangun dengan biaya jauh lebih murah.

"Jika ditaksir berarti untuk 1 km pembangunan infrastruktur high speed line 150 km adalah sebesar USD33,3 juta per km. Anggaran tersebut sangat tidak masuk akal," ujarnya, dalam keterangan tertulis kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (30/1/2016).

Sebab, lanjut dia, saat China Railway Group membangun proyek kereta cepat jalur Haikou-Sanya di China sepanjang 308 km, hanya menelan biaya USD10 juta per km. Padahal, jalur Haikou-Sanya di China secara geologis jauh lebih sulit dibanding Jakarta-Bandung.

Selain itu, berdasarkan informasi dari berbagai sumber, bila dibandingkan dengan Iran, yang saat ini juga tengah membangun kereta cepat Teheran-Ishafan sepanjang 400 km, mereka hanya membutuhkan biaya USD2,73 miliar atau sekitar Rp37 triliun. Hal ini mencengangkan banyak pihak.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kedubes China untuk Indonesia Pai Peng menyatakan, ‎nilai investasi yang diumumkan tersebut bukan investasi total dari pembangunan obove-rail, dan juga bukan investasi total dari proyek kereta cepat Iran.

"Pada saat ini, mengingat kondisi dana, pihak Iran merencanakan lebih dahulu melaksanakan pembangunan salah satu bagian dari Kereta Cepat Teheran-Isfahan," katanya, seperti dalam rilis di Jakarta, Sabtu (30/1/2016).

Berdasarkan informasi yang didapat pihaknya dari staf China Railway Engineering Corp, ‎mereka belum menandatangani kontrak kereta cepat senilai USD2,7 miliar dengan Iran.Negeri Tirai Bambu ini pun hanya menanggung pembangunan above-rail dalam pembangunan kereta cepat Iran, dan tidak termasuk pembangunan below-rail.

"Tetapi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung mencakup semua pembangunan termasuk pembangunan above-rail dan below-rail," imbuh dia.

Sementara di Indonesia, Peng mengklaim bahwa skema teknik perlengkapan dan sistem yang dirancang oleh China dan Indonesia pun merupakan perlengkapan yang paling canggih.

Dibandingkan dengan tawaran pihak ketiga maupun sistem lainnya, investasi sistem perlengkapannya mempunyai cost-effectiveness terbaik.

‎"Kami pasti akan menggunakan teknik terbaik dalam rangka menyelesaikan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan tepat waktunya dan terjamin kualitasnya‎," tandasnya.

Terima Kritikan

Presiden Jokowi mendengar kritikan dari sejumlah pihak, termasuk DPR mengenai proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Hal ini dinilai menjadi bahan masukan bagi pemerintah.

Juru bicara kepresidenan, Johan Budi mengatakan, setelah peletakan batu pertama (groundbreaking) di Kebun Teh Mandalawangi Maswati, Kabupaten Bandung Barat, beberapa waktu lalu, ada sejumlah masukan dari anggota DPR maupun kelompok masyarakat mengenai proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. "Tentu ini didengar oleh presiden," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Menurut Johan, seharusnya menteri terkait proyek itu merespons masukan atau kritikan tersebut. "Dan proses ini sebenarnya jangan dimaknai mendadak. Yang saya dengar, proyek tersebut sudah dibicarakan sejak setahun lalu," ucapnya.

Termasuk, lanjut dia, mengenai izin analisis dan dampak lingkungan (Amdal). Amdal terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sudah dibicarakan sejak enam bulan lalu. "Kemudian setelah groundbreaking ada suara-suara yang berbeda, tentu ini masukan buat presiden ya untuk kemudian menanyakan kembali ke menteri terkait," tandasnya.

Presiden Jokowi sendiri mengatakan, pihaknya akan memaparkan masalah kereta cepat rute Jakarta-Bandung yang dinilai menuai polemik di masyarakat pada pekan depan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan pemaparan kereta cepat yang sudah groundbreaking beberapa waktu lalu di Bandung, Jawa Barat itu akan dilakukan secara detail.

"Nanti semuanya akan disampaikan detail dan rinci dari awal sampai akhir, prosesnya rapat berapa kali, mengenai biaya, semuanya, mungkin minggu depan," ujar Jokowi usai peresmian Masjid Fatahillah di Komplek Balaikota DKI Jakarta, Jumat (29/1/2016).

Namun, dia enggan mengungkapkan secara rinci pemaparan proyek kereta cepat yang diberitakan mampu menempuh jarak sekitar 35 menit Jakarta-Bandung tersebut. Menurutnya, hal itu akan disampaikan secara tuntas minggu depan. "Nanti akan disampaikan secara teliti detil," pungkasnya.


(dmd)
http://ekbis.sindonews.com/

Kesehatan

Pendidikan

Hiburan

Pictures

Kesehatan

Perusahaan Anda butuh SEO?

Perusahaan Anda butuh SEO?

Sebenernya apa sih manfaat SEO untuk bisnis : Meningkatkan kunjungan web dari mesin mencari Meningkatkan Brand Awarness Meningkatkan...

Total Pageviews

Berita

Archive

  • Latest News

    Category

    728x90 AdSpace

    Fashion

    Pariwisata

    Unik

    Pariwisata

    Wanita

    Kuliner

    Popular Posts

    Find Us On Facebook

    Flickr

    Link