Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Tuesday, 11 April 2017

Orang yang Sikapnya Kasar Mungkin Derita Gangguan Jiwa

Ilustras

Mulai dari kecemasan sampai depresi, masalah kesehatan mental sering dianggap sebagai penyakit yang "tidak tampak". Penderita penyakit ini sering berjuang sendirian dalam sunyi di balik pintu yang tertutup.

Orang yang menderita gangguan jiwa menyadari bahwa kondisinya dapat memengaruhi orang-orang di sekitarnya. Pada satu titik, gejala seperti pikiran yang terlalu sibuk, paranoid, dan kepercayaan diri yang jatuh, akan membuat seseorang berperilaku di luar karakternya. 

Terkadang, mereka akan terlihat seperti orang yang sombong dan tidak tahu aturan. Karena stigma yang melekat kuat pada gangguan jiwa, seseorang biasanya takut mengakui sikap kasar mereka itu karena penyakit yang dideritanya.

Sarah (28), seorang pekerja di London, mengatakan ia sudah menderita depresi sejak anak-anak. Aslinya memiliki pembawaan yang senang ngobrol, orang-orang di sekitarnya sering bingung dengan sikapnya saat depresinya muncul.

"Saat saya berasa di titik terendah, saya sulit melakukan kontak mata dan interaksi kecil lainnya. Saya takut orang lain akan menilai penampilan saya tidak pantas, jadi saya berusaha menjaga jarak, tidak berbicara dan kepala selalu tertunduk," katanya.

Gejala depresi antara lain kehilangan minat melakukan rutinitas sehari-hari, merasa sedih mendalam, putus asa, tidak nafsu makan, sulit tidur, atau justru selalu mengantuk.

Bagi Chloe (30), seorang ibu rumah tangga, kombinasi antara depresi, kecemasan, ADHD, dan dispraxia, bisa membuat interaksi sosial sangat sulit.

"Saya bukan cuma menghindari kontak mata, tapi juga tak ingin bertemu orang. Saya merasa dengan tidak melihat atau terdengar, orang-orang tidak sadar saya ada. Tapi nyatanya tidak," kata Chloe.

Ketakutannya berinteraksi dengan orang lain itu sering membawa masalah. Ia dianggap sombong, bahkan oleh keluarga kekasihnya. Untuk mengatasinya, Chloe selalu berupaya mengingatkan dirinya ia ada dalam ruangan yang sama dengan orang lain dan tidak ada yang menganggapnya aneh.

Gangguan jiwa seringkali membuat penderitanya berada dalam kondisi perang terus menerus dengan dirinya sendiri. 

"Ada kepribadian kita, tapi ada bagian dari kepribadian kita yang sakit dan terus mendikte apa yang harus kita lakukan," kata Frankie (26) yang menderita anoreksia.

Sebagian orang dengan gangguan jiwa itu berharap bisa terbuka pada orang lain mengapa sikapnya "tidak sopan", tetapi tidak bisa. Mereka takut terhadap stigma dan diskriminasi yang akan diterimanya.

Kasus-kasus gangguan jiwa seperti kecemasan, depresi, bahkan gangguan bipolar, sebenarnya bisa disembuhkan. Namun, hanya sedikit pasien yang mendapat penanganan dan pengobatan yang tepat.

Monday, 10 April 2017

Brokoli, Ampuh Turunkan Berat Badan hingga Cegah Kanker

Ilustrasi brokoli (shutterstock)

Tidak suka brokoli? Bagaimana jika Anda tahu bahwa brokoli secara sah menurut ilmu pengetahuan dapat membantu menurunkan berat badan?

Sebuah studi baru dari Kanazawa University di Jepang menemukan bahwa tikus yang diberi diet tinggi lemak yang dilengkapi dengan sulforaphane, bahan kimia yang ditemukan di brokoli, tidak mengalami penambahan berat badan.

Studi yang dipublikasikan jurnal online diabetes ini menguji dua kelompok tikus. Kelompok pertama diberi diet tinggi lemak plus sulforaphane. Kelompok kedua diberi diet yang sama tapi tanpa sulforaphane.

Hasilnya, kelompok pertama mengalami kenaikan berat badan 15 persen lebih sedikit, memiliki 20 persen lebih sedikit lemak di sekitar pinggang dan dada dan memiliki kadar glukosa darah lebih rendah dibanding tikus kelompok kedua.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sulforaphane menyebabkan tubuh membakar lebih banyak energi dan lemak, serta membantu menyeimbangkan jumlah bakteri baik di dalam usus.

Semuanya ini dapat membantu mencapai berat badan yang sehat, bahkan jika pola makan kita tinggi lemak.

Tim peneliti percaya, suatu saat nanti, sulforaphane dapat dijadikan suplemen diet untuk pencegahan obesitas.

Sulforaphane adalah senyawa yang ditemukan dalam tanaman seperti kecambah brokoli dan kubis brussel.

Selain membantu menurunkan berat badan, penelitian ini juga menemukan bahwa sulforaphane dapat membantu mengurangi peradangan pada resistensi hati dan insulin.

Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa sulforaphane memiliki sifat antikanker. Studi dari Oregon State University tahun 2015 menemukan, bahwa sulforaphane mampu dengan selektif membunuh sel kanker dan dengan demikian mencegah kanker menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Jika pencegahan kanker dan penurunan berat badan tidak cukup untuk membuat Anda suka brokoli, Anda harus tahu bahwa sayuran ini juga mampu menjaga kesehatan hati.

Sebuah studi dari University of Illinois College of Agricultural Consumer and Environmental Sciences tahun 2015 menemukan bahwa tikus yang diberi brokoli memiliki fungsi hati yang lebih baik secara keseluruhan dibandingkan tikus yang tidak diberi brokoli.

Cara terbaik untuk mengonsumsi brokoli dan sayuran sejenisnya adalah dengan mengukusnya, supaya kadar sulforaphane-nya tetap tinggi.

8 Manfaat Mengonsumsi Telur Setiap Hari

ilustrasi

Beberapa orang mungkin tidak suka makan telur, terutama karena kuningnya. Namun, ada beberapa alasan Anda perlu mengonsumsi telur setiap hari.

Tentu saja karena makan telur memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Makanan ini perlu dimasukkan dalam menu diet harian Anda jika ini tetap sehat dan fit setiap hari.

Berikut 8 manfaat mengonsumsi telur setiap hari yang dilansir dari laman Boldsky:

Meningkatkan imunitas

Telur mengandung unsur penting yang disebut selenium. Unsur ini membantu dalam meningkatkan tingkat kekebalan. Karena itu, makan telur setiap hari membantu seseorang untuk melawan virus dan infeksi.

Membantu mengontrol kolesterol

Telur terdiri dari lemak baik yang membantu dalam menghilangkan kolesterol jahat. Karena itu, mengonsumsi telur setiap hari juga dapat menjaga kesehatan jantung.

Memperkuat gigi

Telur adalah salah satu sumber makanan yang kaya vitamin D. Karena itu telur membantu dalam memperkuat gigi. Jadi, baik untuk mengonsumsi satu telur setiap hari demi gigi yang kuat.

Membantu memperkuat tulang

Telur kaya vitamin D yang membantu dalam meningkatkan penyerapan kalsium. Karena itu, mengonsumsi telur setiap hari membantu dalam memperkuat tulang dan menjaga kesehatannya.

Membantu meningkatkan energi

Telur kaya akan vitamin B yang membantu dalam meningkatkan energi. Semua itu dibutuhkan untuk melalui hari, sehingga penting mengonsumsi telur setiap hari.

Mencegah kebutaan

Kuning telur mengandung dua senyawa penting yang disebut lutein dan zeaxanthin. Kedua senyawa ini membantu dalam mencegah kebutaan dan kehilangan penglihatan.

Meningkatkan kesehatan otak

Telur kaya akan bahan yang disebut kolin yang sangat baik untuk kesehatan otak. Ketika tubuh kekurangan kolin, maka akan menyebabkan beberapa masalah yang berhubungan dengan otak.

Mengurangi stres

Telur merupakan sumber asam amino yang membantu meningkatkan serotonin di otak. Dengan demikian, makan telur setiap hari membantu dalam mengurangi tingkat stres.

Wednesday, 5 April 2017

5 Makanan Sumber Magnesium Ini Baik untuk Tubuh Anda

Alpukat. Foto: pixabay

jpnn.com - Kini, Anda mungkin menyadari bahwa magnesium adalah nutrisi penting untuk dalam diet Anda. '
Namun, berkat perkembangan moderen yang menyebabkan tanah kehilangan kandungan magnesium alaminya, memperoleh asupan magnesium telah menjadi tugas sulit.
Padahal, magnesium penting untuk berbagai aspek kesehatan. Kekurangan magnesium dikaitkan dengan insomnia, otot berkedut, PMS, stres, depresi dan masalah jantung.
Berikut ini beberapa makanan kaya magnesium yang bisa bantu atasi insomnia, seperti dilansir laman Care2, Selasa (4/4):
1. Bayam
Bayam kaya akan magnesium, serat, folat, kalium dan vitamin A, C, E dan K. Menurut USDA, bayam mengandung 79 mg magnesium per 100 gram.
2. Cokelat
Banyak wanita kekurangan magnesium tepat sebelum periode bulanan mereka dan coklat mengandung 43 mg magnesium per 100 gram yang bisa membuat mereka mengatasi kekurangan magnesium tersebut.
3. Biji labu
Biji labu mengandung 262 mg magnesium per 100 gram.
4. Alpukat
Alpukat merupakan sumber fantastis lemak sehat. Mereka mengandung 29 mg magnesium per 100 gram.
5. Beras merah
Biji-bijian dikenal karena kandungan magnesium mereka dan yang paling terkenal adalah beras merah.
Beras merah adalah gluten-free, plus, mereka kaya serat dan protein dan mengandung 43mg magnesium per 100 gram.(fny/jpnn)
http://www.jpnn.com/

Ini dia 5 masalah kulit yang biasanya dialami pria

Ilustrasi gatal. ©Shutterstock.com/Nik Frey

Merdeka.com - Kulit adalah bagian tubuh yang paling besar dan berfungsi sebagai pelindung pertama tubuh dari segala macam gangguan eksternal. Karena letaknya paling depan, kulit pun tak bisa terhindar dari bermacam gangguan masalah kulit. Mirip dengan wanita, pria pun juga bisa mengalami masalah kulit seperti penuaan, pigmentasi, kulit kering, dan bahkan jerawat.

Dilansir dari livestrong.com, berikut adalah masalah kulit yang biasanya dialami oleh pria.

Luka cukuran
Kebiasaan mencukur jenggot dan kumis bisa membuat pria mengalami masalah kulit yang disebut dengan Pseudofolliculitis. Masalah kulit ini akan menimbulkan ruam yang menjengkelkan disertai dengan lecet.

Kulit terbakar sinar matahari
Menurut penelitian dalam Journal of American Academy of Dermatology, sekitar 44% pria pernah mengalami kulit terbakar akibat sinar matahari. Selain membuat kulit jadi gosong, paparan sinar matahari ini bisa meningkatkan risiko untuk terkena kanker kulit. Agar terhindar dari bahaya ini, lebih baik selalu oleskan krim tabir surya setiap kali beraktivitas di luar ruangan.

Jerawat
Produksi hormon testosteron menyebabkan terjadinya peningkatan sekresi minyak di seluruh tubuh, begitu pula dengan kulit. Dan karena pori-pori pria lebih besar dari wanita, maka kulit pria pun akan lebih mudah untuk berjerawat.

Rosacea
Rosacea adalah masalah kulit yang umum dialami oleh pria. Menurut penelitian, Rosacea dapat muncul di dagu, pipi, dan dahi. 

Jamur kulit
Keringat dan bakteri yang bercampur sangat mungkin membuat pria mengalami jamur kulit. Selain kaki, jamur juga bisa muncul di area yang gelap dan lembab seperti pangkal paha. Penyakit ini mungkin tidak membahayakan namun bisa menyebar terutama jika memiliki kebiasaan untuk bertukar handuk atau pakaian yang terkontaminasi jamur.

Agar tak mudah mengalami gangguan kulit di atas, pria pun wajib menjaga kesehatan dan kebersihan kulitnya. [feb]

https://www.merdeka.com/

Ganja untuk Obat Herbal, Apakah Aman?

Daun ganja 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belakangan ini, jagad media sosial diramaikan dengan kabar ditangkapnya seorang ayah sekaligus suami yang menanam ganja di sekitar rumahnya.
Dia beralasan, rela melanggar hukum dengan tanam ganja untuk pengobatan istrinya yang terkena penyakit langka. Benarkah ganja bisa sebagai obat?
Arsip yang menyatakan tanaman ganja sudah dipakai dalam pengobatan herbal ditemukan dalam dokumen Mesir Kuno dari masa 1.550 SM.
Pada lempengan tanah liat yang dibuat bangsa Sumeria pada masa 3.000 tahun SM juga diperoleh catatan lengkap tentang manfaat tanaman ganja.
Tanaman ganja memiliki zat aktif yang sudah terbukti memiliki khasiat pengobatan, yakni tetrahydrocannabinol (THC), zat yang dikenal bisa membuat pemakainya 'tinggi'.
Menurut Mahmoud ElSohly, Ph.D, peneliti tanaman ganja, jika digunakan dalam formula dan dosis yang tepat, THC adalah obat yang mujarab.
Tanaman ganja terdiri dari 500 zat kimia. Mayoritasnya adalah cannabinoid, yang akan berikatan dengan reseptor di tubuh dan memengaruhi sistem imun dan otak.
"Penelitian menunjukkan, THC dan cannabidiol atau CBD, memiliki banyak manfaat. Perbedaan utama dari dua zat itu adalah CBD tidak menyebabkan kita menjadi 'tinggi'," kata ElSholy dalam wawancara dengan majalah MensHealth.
Masalahnya, ketika terpapar dengan suhu tinggi saat dibakar untuk dihisap, 500 zat kimia dalam tanaman ganja ini akan menghasilkan produk sampingan yang sebagian besar bersifat karsinogen atau menyebabkan kanker.
Penelitian menunjukkan, rokok ganja mengandung material karsinogen 70% lebih banyak dibanding rokok tembakau.
Selain itu, para ahli meyakini bahwa penggunaan ganja secara teratur berpengaruh toksik pada pematangan struktur otak.
Studi tahun 2012 juga menyimpulkan bahwa orang yang menghisap ganja sebelum usia 18 tahun mengalami penurunan tingkat kecerdasan (IQ) dan fungsi kognitif, dibanding orang yang mulai menghisap di usia dewasa.
"THC pada dosis rendah memiliki efek positif, tetapi pada dosis tinggi efeknya sebaliknya. Orang yang menggunakannya pada dosis tepat akan tenang dan juga bahagia," kata ElSohly.
Dalam dosis yang tepat, tanaman ini juga mengobati penyakit. Sayangnya, bila dosisnya berlebihan, efeknya pada kondisi mental berbahaya, bahkan psikotik.
Efek negatif tersebut menyebabkan ganja sampai saat ini masih dianggap sebagai barang haram di banyak negara, termasuk Indonesia. Pemakaiannya rawan disalahgunakan.
Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga menegaskan bahwa Indonesia belum berencana melakukan penelitian tanaman ganja, meski sudah ada usulan dari sejumlah kalangan.
Nila mengatakan, kemungkinan efek ganja sama seperti morfin, yakni penghilang rasa sakit dan bukan menyembuhkan.
Penggunaan morfin pun, lanjut Nila, tidak bisa dilakukan sembarangan. Tetap ada pengawasan dari dokter agar penggunaanya tidak berlebihan. Pasalnya, jika tak sesuai takaran yang ditentukan, justru akan membuat pasien menjadi ketagihan.
Penulis: Lusia Kus Anna
http://www.tribunnews.com

Monday, 3 April 2017

Waspadai Gangguan Bipolar

Shutterstock ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS — Orang-orang terdekat dari orang dengan gangguan bipolar perlu mengetahui apa dan bagaimana mengatasi gangguan bipolar. Mereka diharapkan memahami saat episode mania atau depresi terjadi sehingga perilaku berisiko pada orang dengan gangguan bipolar bisa dihindari.

Demikian pesan kunci seminar media tentang gangguan bipolar yang diprakarsai Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) DKI Jakarta, Kamis (30/3), di Jakarta.

Kepala Departemen Psikiatri Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Anak Agung Ayu Agung Kusumawardhani menjelaskan, orang dengan gangguan bipolar hanya perlu didengarkan saat episode depresi atau mania muncul. Mania adalah gangguan jiwa dengan gejala marah, gelisah, atau bingung berlebihan.

"Saat orang dengan bipolar pada episode mania atau depresi, jangan disalahkan, didorong, dinasihati, atau dipaksa berbuat sesuatu. Dengarkan saja. Nanti lewat episodenya," ujarnya.

Orang-orang terdekat penderita gangguan bipolar berperan penting mendampingi, terutama saat terjadi depresi. Saat depresi, orang dengan bipolar berisiko 20 kali lebih tinggi bunuh diri dibandingkan populasi umum.

Gangguan bipolar ialah gangguan pada alam perasaan di episode tertentu timbul berbentuk suasana hati depresi atau sebaliknya, suasana hati mania atau hipomania. Kadang episode mania dan depresi terjadi pada satu periode waktu tertentu dan perubahan suasana hati amat cepat.

Pada episode mania, seseorang dengan gangguan bipolar merasa hebat, cepat, amat aktif, berbicara cepat, banyak ide, dan tak perlu tidur. Sebaliknya, saat depresi, ia pesimistis, aktivitas menurun, menarik diri, tak nafsu makan, dan dunia serasa mau runtuh.

"Ada periode waktu tertentu seseorang mengalami gangguan bipolar, umumnya depresi selama dua minggu dan mania satu minggu," ucap Agung.

Prevalensi gangguan bipolar bervariasi, 1-4 persen. Episode pertama yang muncul pada laki-laki biasanya mania dan pada perempuan depresi. Usia pertama depresi pada lelaki lebih muda (22 tahun) dibandingkan dengan perempuan (26-27 tahun).

Sejumlah profesi

Ketua PDSKJI DKI Jakarta Nova Riyanti Yusuf mengatakan, sejumlah profesi terkait kreativitas kadang dianggap butuh episode mania. Contohnya, pelukis, penulis, dan artis. Episode mania pada orang dengan bipolar berprofesi pelukis, misalnya, bisa untuk merampungkan karya.

"Ada pasien bipolar marah dan menolak minum obat saat mania. Ia butuh episode mania demi menuntaskan pekerjaan sebagai pelukis," ujarnya.

Namun, menurut Agung, munculnya episode mania atau depresi pada profesi tertentu tidak terjadi begitu saja. Episode itu bisa terjadi pada orang yang telah punya gangguan bipolar. Secara epidemiologi, gangguan bipolar banyak terjadi pada kelompok pendidikan, sosial, dan ekonomi menengah ke atas dan ada riwayat keluarga 60-65 persen.

Nova menambahkan, peristiwa politik seperti pemilihan umum bisa memicu gangguan jiwa. Gangguan itu bisa berupa stres setelah pemilihan.

Budi Putra, penderita gangguan bipolar, mengatakan, saat episode mania berlangsung, seseorang dengan gangguan bipolar hanya perlu didengarkan. Jika ia mengeluarkan banyak ide, tidak perlu direspons serius karena belum tentu gagasan itu benar.

Hal yang sama juga berlaku saat episode depresi terjadi. Umumnya orang akan bertanya dan menasihati orang dengan gangguan bipolar saat mengalami depresi. Padahal, itu tak perlu dilakukan. Episode depresi yang terjadi justru bisa makin parah kalau orang sekitar menasihati.

Pada orang dengan gangguan bipolar di perkotaan, episode mania atau depresi bisa dipicu gaya hidup yang negatif. Contohnya, mengonsumsi alkohol, lebih senang menyendiri, atau menilai sesuatu dari materi dan angka.

Kepala Bidang Rehabilitasi Medis Badan Narkotika Nasional (BNN) Iman Firmansyah menambahkan, kecenderungan orang dengan gangguan bipolar menyalahgunakan zat psikotropika lebih besar dibandingkan orang dengan gangguan jiwa lain. 
Prevalensi gangguan bipolar dengan penyalahgunaan zat selama kehidupan berkisar 40-60 persen. Sebaliknya, penyalahgunaan zat juga bisa memicu gangguan bipolar. (ADH) 
Editor: Lusia Kus Anna
Sumber: Harian Kompas,

Kesehatan

Pendidikan

Hiburan

Pictures

Kesehatan

Perusahaan Anda butuh SEO?

Perusahaan Anda butuh SEO?

Sebenernya apa sih manfaat SEO untuk bisnis : Meningkatkan kunjungan web dari mesin mencari Meningkatkan Brand Awarness Meningkatkan...

Total Pageviews

Berita

Archive

  • Latest News

    Category

    728x90 AdSpace

    Fashion

    Pariwisata

    Unik

    Pariwisata

    Wanita

    Kuliner

    Popular Posts

    Find Us On Facebook

    Flickr

    Link