Tuesday, 1 December 2015

Paus Fransiskus: Umat Islam dan Kristen Bersaudara

Paus Fransiskus: Umat Islam dan Kristen Bersaudara. Paus Fransiskus dalam kunjungannya ke Afrika (Reuters)

Liputan6.com, Bangui - Dalam kunjungannya ke Afrika, Paus Fransiskus mendatangi zona perang. Pemimpin Takhta Suci Vatikan tersebut mendatangi masjid yang dikepung oknum pasukan Nasrani di Bangui, Republik Afrika Tengah atau Central African Republic.
Paus Fransiskus menyampaikan pesan perdamaian dan rekonsiliasi, sebagai bentuk solidaritas antar umat. Dengan pengamanan ketat dari PBB dan Vatikan, Paus bertemu Imam Masjid di jantung area PK5, di mana 15 ribu muslim terkepung milisi.
Sebelum Perang Saudara meletus pada 2013, populasi muslim di ibukota mencapai 122 ribu. Namun, kebanyakan telah melarikan diri.
"Umat Kristiani dan Muslim adalah saudara dan saudari," kata Paus di depan kerumunan warga di dalam masjid, seperti dikutip dari The Guardian, Senin (30/11/2015).
"Bersama, kita harus mengatakan tidak pada kebencian, pada balas dendam, pada kekerasan, khususnya kekerasan yang dilakukan atas nama agama bahkan Tuhan sekalipun." Paus mengucap kala salam dalam Bahasa Arab.
Paus asal Argentina itu mengatakan, "mengunjungi Republik Afrika Tengah tak akan lengkap jika tidak menyapa komunitas muslimnya."


Kunjungan 26 jam ke Bangui adalah kunjungan pertama pemimpin Umat Katolik ke zona perang.Republik Afrika Tengah terjebak perang saudara sejak Presiden François BozizĂ© tersingkir dalam pemberontakan pihak muslim. Ricuh yang sejatinya berlatar politik di sana dianggap sebagai konflik sektarian antara mayoritas Kristen dan minoritas muslim.
Akibatnya sungguh menyedihkan. Ribuan manusia tewas, sekitar 1 juta manusia dipaksa jadi pengungsi, sementara properti dan harta benda rusak serta dijarah.
Sejumlah pelanggaran hak asasi manusia yang ada di sana termasuk pembunuhan ekstrayudisial, penghilangan paksa, penyiksaan, kekerasan seksual.
Kunjungan Paus ke Bangui diawasi ketat pejabat keamanan Vatikan. Pria bernama asli Jorge Mario Bergoglio tersebut juga mendapat perlindungan dari tentara perdamaian -- yang jumlahnya 12.000 di Republik Afrika Tengah. Paus ke-266 tersebut menyerukan agar faksi-faksi bertentangan di Republik Afrika Tengah meletakkan senjata.
Dalam misa di Bangui, ia menyebut, alih-alih senjata, semua pihak harus melengkapi dirinya dengan "keadilan, cinta, permaafan, dan perdamaian yang sesungguhnya."
Mantan Uskup Agung Buenos Aires itu meminta generasi muda Republik Afrika Tengahuntuk melakukan 'perlawanan'. Bukan pada sesama manusia. Namun penentangan atas perang, kebencian, dan pemisahan."
Kedatangan Paus ke Republik Afrika Tengah menjadi akhir dari tur 6 hari ke Afrika -- termasuk ke Kenya dan Uganda. Menyerukan damai, Paus menegaskan, "Perdamaian bukan sekedar dokumen yang ditandatangani." (Ein/Rie)

Kesalnya Menteri Susi pada Perbudakan Anak Buah Kapal

Menteri Kelautan & Perikanan, Susi Pudjiastuti memberikan pidato pada pembukaan Rapat Kepatuhan dan Penegakan Komite INTERPOL Lingkungan (ECEC) di Singapura, (16/11/2015). Rapat ini digelar dari 16-18 November. (AFP PHOTO/ROSLAN RAHMAN)

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memberikan keterangan saat konferensi pers di Kantor Kementerian, Jakarta, Kamis (15/10/2015). Susi berencana akan menenggelamkan 14 dari 18 kapal pada 19-20 Oktober 2015. (Liputan6.com/Andrian M Tunay)

Liputan6.com, Jakarta - Selain geram dengan aksi pencurian ikan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya juga marah dengan tindak pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di sektor perikanan.
Salah satu tindak pelanggaran HAM ini yaitu berupa perbudakan terhadap anak buah kapal (ABK). Perbudakan ini tidak hanya menimpa warga negara Indonesia saja tapi juga dari negara lain. Yang lebih mengejutkan, Susi menegarai aksi perbudakan semacam ini dilakukan oleh sindikat pebisnis skala besar yang telah terorganisasi dengan baik.

Tindak perbudakan yang diterima oleh para ABK ini dinilai tidak manusiawi di mana oknum yang melakukannya tak segan-segan melempar ABK ke tengah laut jika melakukan perlawanan.
"Kalau mereka melawan pemilik kapal, mereka bisa dilempar di laut. Praktik ini dilakukan oleh sindikat besar dan sangat terorganisasi. Untuk industri besar ini ada organisasi besar dari Myanmar," ujarnya di Jakarta, Senin (30/11/2015).
Menurut Susi, aksi-aksi perbudakan dilakukan semata-mata untuk kepentingan bisnis tanpa mengindahkan hak ABK sebagai manusia.
"‎Setiap hari masih ada kekerasan, kerakusan bisnis, demi kekuatan dan kekuasaan. Kita tidak bisa biarkan hal ini terjadi. Mulai dari kita coba lakukan sesuatu bersama bagaimana selesaikan masalah ini," kata dia.
Padahal, lanjut Susi, berkat ABK yang berjuang di tengah laut ini, orang-orang dapat menikmati hasil laut yang bernilai gizi tinggi. Namun sayangnya tidak ada penghargaan yang diberikan pada para ABK ini.
"Mereka menyiapkan hidangan terbaik kita di atas meja makan. Namun mereka diperlakukan seperti budak. Saya meminta setiap negara untuk melihat dan melakukan tindakan yang seharusnya dilakukan," jelasnya.
Melihat parahnya aksi perbudakan ini, Susi akan meminta penegakan hukum bukan hanya sekedar pada pelanggaran tindak illegal unreported unregulated (IUU) fishing saja, tetapi juga pada pelanggaran HAM dan nasib para ABK yang bekerja di bawah tekanan.
"Sebagai negara kami semua mengakui kita negara modern namun sudah terlalu banyak yang terjadi (perbudakan dan IUU fishing). Manusia yang berbudaya juga telah meninggalkan manusia lain. Banyak kasus lain yang dibaca di berbagai media. Kita jadi tidak peka dan terbiasa dengan hal ini. Negara yang kuat dimanipulasi oleh sistem," tandasnya. (Dny/Zul)*

Menko Polhukam: Pengamanan Ditingkatkan Jelang Akhir Tahun

Menko Polhukam Luhut Panjaitan bersiap gelar jumpa pers pencatutan namanya dalam negosiasi Ketua DPR Setya Novanto-Freeport, di Jakarta, Kamis (19/11). Luhut menyebut dirinya tak tahu menahu dan tak pernah bicara urusan saham. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan‎(Kemenko Polhukam) menggelar Rapat Koordinasi Dewan Keamanan Nasional (DKN) bersama sejumlah stakeholder terkait.
Rapat ini membahas mengenai masalah keamanan menjelang akhir tahun.

"Tadi kami bahas masalah keamanan menjelang akhir tahun. Karena biasalah, akhir tahun ada peningkatan sekuriti setelah peristiwa Paris ini," ujar Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan usai Rakor di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (30/11/2015).

Luhut mengakui, ancaman-ancaman menjelang akhir tahun kerap terjadi. Termasuk tahun ini. Namun, kata dia, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, maupun Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polri pastinya sudah mengantongi sejumlah potensi ancaman tersebut untuk melakukan pencegahan dini.

"Tapi BIN maupun Bais dan polisi (Intelkam) sudah melakukan langkah-langkah pengamanan, seperti pengamanan yang Anda lihat di airport-airport. Mungkin nanti di tempat-tempat publik juga akan kita lakukan (pengamanan) lebih baik lagi," ucap Luhut.
Luhut menjelaskan, pemerintah sudah barang tentu mencanangkan sejumlah target khusus terhadap keamanan nasional ini. Utamanya menjelang akhir tahun, di mana ada 2 momen besar terjadi, yakni perayaan Natal dan pergantian tahun.

"Tentu ada (target). Tapi saya belum bisa membukanya," ucap mantan Kepala Staf Kepresidenan ini.

Selain itu, lanjut dia, Rakor tadi juga membahas hubungan sejumlah organisasi pertahanan dan keamanan ‎yang ada. Misalnya keberadaan Dewan Pertahanan Nasional (Wantanas) dalam kaitannya dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

"Yang kedua, (membahas) menyangkut masalah harmonisasi organisasi yang sudah ada sekarang. Misalnya masalah Wantanas ini mau bagaimana, posisinya di mana, kaitanya dengan Lemhanas di mana. Jadi seperti itu," ucap Luhut.

Adapun dalam Rakor ini, dihadiri sejumlah stakeholder dari instansi terkait. Di antaranya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal ‎Pol Badrodin Haiti, Gubernur Lemhannas Budi Soesilo Soepandji, dan perwakilan BIN. (Ron/Ans)

Ternyata, Gula Batu Tidak Lebih Sehat Dibanding Gula Pasir

Benarkan gula batu lebih sehat dibandingkan gula pasir? Anggapan tersebut ternyata keliru!.Berikut penjelasannya.

Liputan6.com, Jakarta Rasa manis yang khas dari gula tidak hanya didapatkan dengan menambahkan gula pasir ke teh atau kopi, tetapi juga bisa dengan mudah ditemukan di berbagai makanan dan minuman, mulai dari snack tradisional khas Indonesia sampai minuman ringan ketika Anda berjalan-jalan. Perlu diingat, konsumsi gula berlebih bisa memberi efek tidak baik bagi tubuh, sebut saja obesitas, atau memicu diabetes.

Seiring dampak yang ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan, muncul anggapan di masyarakat, bahwa gula batu merupakan alternatif yang lebih sehat dibanding gula pasir. Anggapan itu tidak benar. Berikut penjelasannya. 

Gula batu didapatkan dari proses kristalisasi larutan gula cair yang jenuh. Proses ini hanya mengubah bentuknya, tapi tidak sampai mengubah kandungannya. Kalaupun ada perbedaan kandungan gula, selisihnya hanya 0,21% (GNPD, 2015). Dengan demikian, sama seperti gula pasir, gula batu yang dikonsumsi secara berlebihan juga dapat menjadi pemicu diabetes.

World Health Organization (WHO) memberikan batasan konsumsi gula harian maksimal 50 gram sehari, atau setara dengan empat sendok makan. WHO bahkan merekomendasikan supaya Anda membatasi asupan gula sampai hanya 25 gram gula sehari, atau setara dua sendok makan, untuk mendapatkan benefit kesehatan tambahan. 

Kenyataannya, masih banyak orang yang belum bisa menghindari rasa manis. Coba bayangkan, siapa tahan untuk tak tergoda melihat kue donat bertabur gula di sore hari? Atau relakah Anda mengurangi nikmatnya bekerja dan menyelesaikan tugas-tugas sambil ditemani kopi atau teh dengan rasa manis favorit?

Sebenarnya rasa nikmat tersebut tak perlu Anda korbankan. Ya, dengan gula rendah kalori Anda tetap bisa menikmati manisnya hidup. Gula rendah kalori memiliki kelebihan untuk menjaga kadar gula darah Anda dan diabetisi agar tetap normal. Hidup sehat pun bisa tetap menyenangkan.
Source : http://health.liputan6.com/read/2376797/ternyata-gula-batu-tidak-lebih-sehat-dibanding-gula-pasir

'Messi adalah Sebuah Anomali'

Reuters

Zurich - Selamanya, rivalitas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo akan selalu didengung-dengungkan. Jika Ronaldo adalah atlet yang luar biasa, Messi disebut sebagai sebuah anomali.

Wajar jika Messi dan Ronaldo akan selalu dibanding-bandingkan, sebab tidak ada pemain lain di dunia sepakbola saat ini dengan pencapaian semewah mereka. Selain gelar, Messi dan Ronaldo juga sering menorehkan jumlah gol yang berada di atas rata-rata pemain lain.

Oleh karenanya, bakal ada dua sisi yang saling berseberangan: mereka yang mendukung Messi dan mereka yang mendukung Ronaldo.

Kini, ketika finalis Ballon d'Or 2015 diumumkan, pertanyaan siapa yang lebih baik, Messi atau Ronaldo, mengemuka lagi. Sebagian boleh mendukung Ronaldo, tapi bagi eks gelandang Juventus, Barcelona, dan tim nasional Belanda, Edgar Davids, Messi lebih baik.

Menurut Davids, setiap atlet, jika bekerja keras dan berlatih tanpa henti, bisa saja mencapai level Ronaldo. Sementara, untuk mencapai level Messi, dibutuhkan bakat khusus. Davids pun menyebut Messi sebagai sebuah anomali.

"Messi adalah sebuah anomali. Dia bisa melakukan dribel, mencetak gol, mengoper, punya visi, dan punya pemahaman bagus akan permainan," ujar Davids kepada situs resmi FIFA.

"Ronaldo adalah atlet biasa. Dia berlatih amat keras dan selalu ada ketika dibutuhkan."

"Tapi, jika Anda berlatih keras, apakah Anda bisa seperti Messi? Mustahil."

"Lalu, bisakah Anda jadi Ronaldo? Ya, jika memungkinkan," kata Davids.

Bersama Neymar, Messi dan Ronaldo menjadi nominator untuk mendapatkan Ballon d'Or 2015. Ketiganya mengalahkan 20 nama lain yang sempat dinominasikan.

(roz/mfi)
Source : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/12/01/005739/3084487/73/messi-adalah-sebuah-anomali

Kesehatan

Pendidikan

Hiburan

Pictures

Kesehatan

Perusahaan Anda butuh SEO?

Perusahaan Anda butuh SEO?

Sebenernya apa sih manfaat SEO untuk bisnis : Meningkatkan kunjungan web dari mesin mencari Meningkatkan Brand Awarness Meningkatkan...

Total Pageviews

Berita

Archive

  • Latest News

    Category

    728x90 AdSpace

    Fashion

    Pariwisata

    Unik

    Pariwisata

    Wanita

    Kuliner

    Popular Posts

    Find Us On Facebook

    Flickr

    Link